Beribadahlah Sebanyak-banyaknya Selagi Muda dan Kuat …

Hidup, untuk apa ? Lama sekali pertanyaan ini melayang-layang di kepala saya. Sebuah jawaban yang lama sekali saya cari , dan ketemu nya di Al-Quran. Ya, hidup adalah untuk ibadah. Tapi rasanya sayang sekali ya, kok hidup hanya untuk ibadah ritual saja ya, tapi ternyata tidak. Ibadah dalam arti luas adalah ibadah vertikal dan ibadah horizontal. Wow … bisa gitu ya … jadi keseharian hidup aktivitas kita bisa bernilai ibadah donk, sebab kita setiap harinya kan hanya sholat 5 waktu yang praktis hanya makan waktu 30 menitan, lalu sisanya ga ada nilai ibadahnya ? Tidak begitu.

Enaknya nambah pengetahuan melaui pengajian shubuh di komplek itu melalui ustad Miftah, banyak info pemikiran terobosan dalam beragama. Ternyata Quran yang terdiri dari 6rb ayat lebih itu, yang berisi ibadah vertikal kepada 4JJl hanya dua ratusan ayat, selebihnya berbicara tentang hubungan manusia, yakni ibadah horizontal. Atau istilah umumnya itu , kita harus menjaga keseimbangan antara hablumminallah dan hablummninannas, hubungan kita kepada 4JJl dan hubungan kita sesama manusia. Artinya, jika kita ingin bertindak strategis untuk memperbanyak pahala kita di akhirat nanti, lakukanlah praktek sebanyak-banyaknya atas ibadah sosial, sebab ibadah ritual itu sudah saklek ya … tidak bisa ditambah, tidak bisa dikurangi, masuknya jangan2 ke bid’ah. Namun, ibadah sosial banyak sekali macam dan bentuknya, dan saya yakin nilainya tidak kalah lebih tinggi daripada ibadah ritual. Itulah hebatnya Islam, bersosialisasi dalan kehidupan pun menjadi buah pahala.

Ibadah Sosial, apa saja sih bentuk nya ? Macam nya banyak sekali dan luas sekali, sebagai contoh : Anda menjadi ketua RT adalah salah satu bentuk ibadah sosial. Anda beribadah melalui cara cerdas dengan menjadi ketua RT. Kenapa demikian ? Menjadi ketua RT mengurusi masalah umat, mulai dari pengurusan KTP, pilkada, kebersihan jalan dan saluran air/got di sekitar lingkungan Anda, keamanan lingkungan Anda, penerangan lampu jalan di lingkungan Anda, masalah sampah sekian puluh keluarga yang diambil oleh dinas kebersihan setempat melalui usaha dan manajemen Anda. Belum lagi itu, masalah kesehatan pun Anda tangani dengan mengadakan semprot nyamuk demam berdarah. Itu semua adalah bentuk ibadah sosial, dengan usaha Anda puluhan warga menjadi sehat, hidup nyaman, aman, tentram. Saya yakin se-yakin2nya bahwa 4JJl menyediakan balasan pahala yang besar sekali untuk Anda, para ketua RT yang menjalankan tugasnya dengan ikhlas, pahala yang besar sekali yang tidak didapatkan oleh orang-orang yang hanya beribadah ritual saja. Beruntunglah Anda menjadi ketua RT , sebab Anda memiliki peluang beribadah lebih banyak daripada kita semua.

Itu baru ketua RT, bayangkan jika Anda adalah seorang bos di sebuah kantor. Anda pun juga bisa beribadah melalui produk kerja manajemen yang Anda berikan kepada bawahan maupun lingkungan kerja Anda. Dengan cara dan niat ikhlas, bekerja di kantor pun adalah bentuk ibadah. Sayang sekali, kita menghabiskan waktu kita berhari-hari, dari pagi hingga malam di tempat kerja, namun jika waktu dan energi kita itu tidak tertukar menjadi ibadah kepada 4JJl SWT. Ibadah dalam arti luas tidak hanya ibadah ritual, namun juga ibadah sosial.  Jika Anda adalah owner dari sebuah perusahaan, Anda berpotensi menuai pahala tertinggi berupa Rahmat dan Karunia dari 4JJl SWT, dikarenakan keberanian dan keputusan Anda menjalankan roda bisnis, puluhan, ratusan, bahkan ribuan karyawan Anda dapat menghidupi keluarganya secara layak. Jika Anda adalah seorang presiden Republik Indonesia, Anda berkesempatan melakukan ibadah yang tidak terkira besar pahalanya dari 4JJl SWT. Melalui kebijakan Anda, 200jt lebih rakyat hidup makmur, masya 4JJl, Anda dipastikan mendapat Rahmat dan Karunia yang tak terkira besarnya dari 4JJl SWT.

Hidup untuk ibadah, terutama kita di usia muda. Ketika pengadilan 4JJl kelak di akhirat, 4JJl tidak menanyakan kepada kita, untuk hal apa saja waktu tua kita dihabiskan, tapi 4JJl menanyakan kepada kita, ketika muda kita ngapain aja ? Jadi beribadah intens di waktu usia tua bukanlah pilihan bagus dan strategic untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya, namun di usia muda lah, di usia keemasan hidup ini lah, 4JJl menuntut tanggung jawab nya dari kita, dan saya pikir sebaiknya kita habiskan sebanyak-banyaknya untuk ibadah, baik ibadah vertikal, ter-lebih2 ibadah sosial. Ya 4JJl, kuatkanlah aku agar dapat memaksimalkan utilisasi usia muda ku untuk beribadah vertikal dan sosial kepada Mu. Terimalah menulis blog ini menjadi bagian ibadah sosial yang berbuah pahala dari Mu. Amin…

Leave a Reply